5 Investasi Yang Tidak Ada Ruginya Dari Masa ke Masa Yang Patut Anda Coba

5 Investasi Yang Tidak Ada Ruginya Dari Masa ke Masa - Masyarakat sekarang sudah banyak yang berpikir panjang dan menyiapkan masa depan. Mereka memutuskan untuk menabung atau berinvestasi di masa muda sebagai bekal agar nantinya tidak kesulitan di hari tua.

Ada banyak instrumen investasi yang ada, mulai dari keuangan hingga komoditas. Untuk investasi kategori komoditas, salah satunya yang dinilai memberikan keuntungan cukup menjanjikan adalah emas, walaupun ada beberapa kuntungan dari ivestasi lain, seperti properti, tanah dan lainya.

Jika Anda beberapa kali mempunyai uang dengan jumlah yang besar, namun tiap bulan uang itu habis. Disarankan kepada Anda untuk berinisiatif menginvestasikan uang berbentuk investasi cerdas yang saya sebutkan berikut ini. Jika masih meragukan keuntungan dan hasil dari berinvestasi, berikut adalah 5 Investasi Yang Tidak Ada Ruginya Dari Masa ke Masa.

Baca selengkapnya : Kapan Waktu Yang Tepat Dan Menguntungkan Untuk Berinvestasi ?

1- Investasi Emas.
Saat harga emas naik saat itulah investor logam mulia mengalami masa panen. Layaknya seorang petani yang akan mendapatkan keuntungan ketika masa panennya tiba. Oleh karena itu, apabila harga emas mengalami penurunan maka janganlah khawatir. Karena itu hanya akan terjadi sesaat. Selanjutnya harga emas akan terus meningkat naik seiring tingkat inflasi. Singkatnya, harga emas tetap sesuai dengan daya beli masyarakat pada waktu itu.

Investasi emas dapat dilakukan bahkan dengan dana yang terbatas. Selain itu, lembaga perbankan Indonesia dan pegadaian yang bertebaran di berbagai wilayah desa dan kota di tanah air menyediakan layanan investasi emas logam mulia bagi masyarakat luas secara mudah dengan persyaratan yang tak terlalu rumit.

Pelajari selengkapnya : Cara Investasi Emas Yang Benar Bagi Pemula.

2- Investasi Properti.
Seperti yang kita ketahui, investasi properti merupakan salah satu sektor investasi yang banyak dipilih untuk menjaga kestabilan keuangan supaya tidak terpengaruh dengan dampak inflasi yang semakin hari semakin membuat suatu nilai investasi menjadi turun. Properti bisa dibilang selalu stabil dan setiap tahun kenaikan nilainya pun akan terus naik, terlebih dengan banyaknya developer yang kian hari terus berlomba-lomba dalam membangun hunian. Apakah investasi dibidang properti ini akan terus untung? tentu saja.

Investasi properti merupakan produk investasi yang memiliki keuntungan paling tinggi. Meskipun demikian, investasi properti juga memerlukan dana yang cukup tinggi, karena harga properti juga tinggi. Banyak masyarakat yang memilih beralih berinvestasi pada sektor properti untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi.

Silahkan pelajari : Cara Memulai Investasi Properti dengan Aman dan Benar


Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di sektor properti memang memerlukan dana cukup besar. Meskipun demikian, keuntungan yang nantinya akan di dapatkan juga bisa berkali lipat. Apa saja keuntungan dari investasi properti? Berikut keuntungannya:
  • Rendah resiko
  • Memiliki nilai tambah
  • Memiliki keuntungan yang meningkat dari tahun ke tahun

3- Investasi Tanah.
Saat ini investasi di bidang properti bisa dikategorikan sebagai salah satu sarana investasi yang paling bersinar. Dalam beberapa tahun terakhir investasi properti tercatat memberikan nilai pengembalian yang lebih tinggi dibandingkan deposito, logam mulia atau bahkan saham.

Alasan investasi properti terus menunjukan performa yang baik selama beberapa tahun terakhir adalah kebutuhan akan perumahan yang sangat tinggi di Indonesia, menurut data terakhir, Indonesia masih memiliki kebutuhan hunian yang belum terpenuhi (backlog) sebanyak 15 juta rumah, angka ini tentu bertambah setiap tahunnya bersamaan dengan pertambahan penduduk dewasa, selain itu rumah adalah kebutuhan primer bagi semua orang. Semua data tadi dapat memastikan bahwa kebutuhan akan rumah tetap selalu ada.

Cermati Trik Investasi Tanah Yang Mendatangkan Keuntungan

4- Investasi rumah kontrakan.
Rumah kontrakan adalah solusi hunian yang tokcer ketika belum punya rumah sendiri di awal masa kerja. Begitu juga saat masih berkuliah. Harga sewanya gak setinggi cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). Tapi manfaatnya jelas bisa dinikmati sebagai hunian sementara sembari menumpuk doku ataupun ilmu.

Karena itulah bisnis rumah kontrakan sangat menggiurkan, terutama bila lokasinya di area kompleks kantor atau kampus. Selain itu rumah sewa memiliki tingkat permintaan yang tinggi, terutama di kawasan-kawasan yang tengah berkembang (growth center), yakni kawasan yang berdekatan dengan akses tol, trade center, shopping mall, persimpangan jalan-jalan utama, terminal, kampus, dan lain-lain.

Anda bisa juga memilih rumah di dekat perumahan-perumahan besar. Biasanya di sekitar lokasi tersebut akan tercipta demand pusat perbelanjaan, pendidikan, dan pelayanan kesehatan—yang akan menjadi pemicu permintaan rumah-rumah sewa.

5- Investasi ternak.
Bagi anda yang kebetulan tinggal di pedesaan, Investasi ternaklah yang paling tepat, Bagi kalangan para pembisnis, tentu tidak asing lagi dengan jenis investasi yang biasa dimainkan, anda bisa melirik investasi ternak Sapi, kambing, ataupun kerbau, Investasi ternak ini juga dapat digunakan untuk kepentingan jangka panjang. Selain untuk kepentingan mendapatkan keuntungan, investasi juga dapat dijadikan sebagai salah satu sarana untuk anda mendapatkan pengalaman dan juga bagaimana anda bisa mengataasi hal hal yang diluar jangkauan anda sebagai seorang investor nantinya. Pilihan macam investasi pun jenisnya sangat banyak, dari semua investasi yang ada, biasanya menawarakan berbagai macam keuntungan dan manfaatnya masing masing. Untuk Investasi ternak, saya saran ternak sapi lah yang bagus keuntunganya,

Negara Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat cocok untuk beternak sapi. Usaha peternakan sapi di Indonesia bisa dibilang sangat menjanjikan untuk dijalankan. Disebabkan keperluan masyarakat Indonesia terhadap daging sapi sangat tinggi. Jumlah permintaan daging sapi di masyarakat Indonesia belum mampu terpenuhi secara baik oleh para peternak sapi lokal. Bahkan setiap tahun terus meningkat permintaan daging sapi. Hal itu membuat harga daging sapi di tanah air termasuk yang paling mahal di antara anggota ASEAN. Harga daging sapi perkilogram pernah mencapai Rp 120 ribu.

Selesai...

8 komentar :

  1. Informatif dan menarik sekali mas. Setuju kalau tanah bisa menjadi jaminan karena saya pernah mengalaminya (sewaktu di Papua).

    Soal ternak, yups. saya bisa sekolah pun karena investasi ternak, seperti yang mas bahas ini.

    Kalau investasi lewat asuransi bagaimana mas?

    sepertinya menjanjikan mas..

    Notes:
    Whats...benar benar 'guru' ne mas Asnaji. templetenya 'disulap' jadi seperti ini...saya beberapa kali coba puyeng sendiri mas, seperti orang yang bonkar mesin motor tapi lupa cara masangnya kembali, hehehe kalau mas Asnaji soal ini, bolehlah saya kagum...Hormat kakanda...

    BalasHapus
  2. Kalo ternak taronya musti di kampung ya mas

    BalasHapus
  3. Menurut Bung Chandra Putra Negara, sang motivator entrepreneur, investasi emas di pegadaian adalah pilihan tepat untuk pelajar maupun yang dengan gaji di bawah 10jt. heheh

    BalasHapus
  4. Benar Mas Asnaji, dari saya masih sekolah sering dengar kakak ipar saya bilang: investasi itu ke tanah dan emas. Terus ditambah tiga poin dari postingan ini. Makanya saya memilih investasi emas di Pegadaian dengan cara menabung di Tabungan Emas hehe. Sedikit-sedikit dan berharap beberapa tahun lagi harga emas naik drastis *ngikik* :D

    BalasHapus