Hati-Hati Rentenir Pinjaman Dana Online Berbasis Aplikasi

Triknews.id - Di era jaman serba internet ini, Situs-situs pinjaman online semakin banyak bergentayangan di sosial media, pinjaman online atau pinjaman dana cepat cair ini biasanya berbasis Aplikasi. Barang siapa calon nasabah yang ingin meminjam dana cepat cair secara online, maka ia diharuskan menginstal Aplikasi yang ada PlayStore terlebih dahulu.


Dulu, kita hanya mengenal bank, atau lembaga pembiayaan (multifinance), koperasi kalau soal pinjam meminjam, maka di era internet ini kita mengenal Peer to peer lending, fintech lender, dan fintech aggregator dll. Mengakses pinjaman zaman sekarang menjadi semakin mudah. Kemudahan memperoleh pinjaman ini bak pisau bermata dua. Satu sisi, kemudahan mengakses pinjaman akan menguntungkan bagi mereka yang memang sangat membutuhkan proses cepat. Sisi lain, kemudahan ini membuat seseorang bisa lebih mudah terbelit utang yang tak berujung apabila dalam prosesnya kurang berhati-hati.

Salah satu hal yang perlu kita waspadai adalah, kehadiran rentenir online. Istilah ini kembali dilontarkan oleh Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mengingatkan masyarakat terhadap tawaran pinjaman uang online berbunga sangat tinggi, jauh di atas bunga pinjaman perbankan.

Baca juga :

Menyikapi Bahaya Aplikasi Pinjaman Uang Berbasis Online

fenomena peminjaman uang secara online berbasis aplikasi kini semakin banyak di temui di jejaring media sosial, seperti Facebook, twitter, dan juga iklan dilama-laman website. Anda sering membuka play store ? ada begitu banyak aplikasi dengan embel-embel Dana tunai cash, pinjaman uang tunai satu menit cair hanya dengan satu persyaratan E-ktp. Anda bisa mengecek satu persatu nama Aplikasi yang menawarkan pinjaman dana cepat cair di PlayStore.

Sekarang Rentenir bukan hanya ada di pedesaan atau pasar-pasar. Mereka kini mulai menyusup dan menyodorkan pinjaman tanpa ribet satu hari cair hanya dengan modal nomer telepon dan E-ktp. Inilah yang disebut rentenir online. Tanpa kecermatan mencari pinjaman, Anda bisa terjebak rayuan rentenir online dengan iming-iming dana cepat cair. Sebab itu, ketahui lebih banyak ciri rentenir online dan cara kerja mereka.

Ciri utama rentenir adalah mereka menyediakan pinjaman atau utang dengan beban bunga di luar kewajaran. Sebagai contoh, bunga pinjaman tanpa agunan yang berlaku di pasar saat ini rata-rata di kisaran 1 persen sampai 3 persen per bulan. Ini adalah tingkat bunga pinjaman tanpa agunan yang ditawarkan oleh lembaga keuangan resmi seperti bank, multifinance, hingga koperasi.

Tidak jarang ditemui kasus di mana pinjaman dana dari rentenir hitungan bunganya dipatok per jam. Hitungan bunga juga bunga berbunga sehingga sekali terjerat rentenir, akan sulit bagi seseorang untuk lepas. Banyak kejadian di mana jerat rentenir atau si lintah darat ini memicu masalah lain yang lebih kejam, mulai dari kriminalitas, Ancaman kekerasan, konflik rumah tangga sampai hal-hal buruk lainnya.

Alamat kantor Perusahaan di samarkan.

Ini perlu menjadi catatan anda, lokasi kantor aplikasi jasa peminjaman. Hal ini penting, saat anda terlibat masalah/kasus dengan peminjamam anda. Anda bisa mendatangi kantor dan menyelesaikannya secara langsung. Akan tetapi tidak sedikit nama dan alamat perusahaan justru malah di sembunyikan atau tidak ada. Nah apabila hal ini yang anda temui, anda akan repot dan tidak menutup kemungkinan anda akan menghadapi teror di kemudian hari.

Catatan :
*Jangan sekali kali melakukan atau bertransaksi pijaman dana tunai cepat cair secara online....berbahaya!!!!. jika anda terdesak yang membutuhkan dana tunai, hubungi lembaga pembiayaan (multifinance), koperasi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)resmi.


15 komentar :

  1. yang bahaya itu kita sudah ditipu. kemarin saya sempat ditelp terus karena dapat kode promo pinjaman. tapi harus dibayarkan selama kurang lebih 4 tahun. setelah saya hitung, besarannya bunga 100%. memang dia menjelaskan bunganya perbulan sekitar 2 persen. tapi kebanyakan orang tidak menghitung bunga keseluruhan setelah pembayaran lunas. saya minta yang dua tahun tidak ada. dari situ saya sadar, kenapa harus empat tahun, karena mereka juga meminjamkan uang dari hasil minjam di bank. mereka pinjam dengan jangka 2 tahun dan tenor rendah, lalu dipinjamkan lagi ke kita dengan jangka waktu lebih lama dengan tenor tetap, tapi bunga akan berjalan selama 2 tahun menjadi dua kali lipat. sempta juga berdebat dengan salesnya, setelah saya jelaskan menurut metode sederhana, mereka akhirnya hanya diam. karena mereka itu intinya menipu dengan cara halus.

    makanya saya tawarkan mereka minjam dengan salah satu link partener usaha pemerintah, misalnya bank muamalat daerah tapi dengan syarat jangka waktu dua kali lipat sesuai tenor awal bank. mereka hanya tersenyum, sambil garuk-garuk kepala.

    akhirnya saya berlalu pergi. setelah itu saya sadar mas, kalau ternyata yang menghancurkan itu adalah riba. mereka makan uang kita, kita pinjam dan seakan bisa untung dengan usaha kita. padahal intungnya mereka yang makan, melalu suku bungan yang katanya 1-2 persen itu. Itu yang jarang difahami oleh masyarakat kebanyakan.

    mohon maaf kalau komen saya kepanjangan dan sedikit melenceng dari topik. tapi ini saya share untuk kesadaran kita agar jangan sampai kita usaha malah orang lain yang makan duitnya karena bunga pinjanman yang sadis dan memiskin kita secara perlahan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mantap mbahh, banyak orang awam kadang terjebak dengan bunga rendah per bulan padahal kalo ditotalin sangat menohok

      Hapus
  2. Betul banget memang kita harus menghindari rentenir online yang sekarang makin marak diinternet dengan gaya tipu muslihat yang berpariasi..

    Kalau dulu hanya ada diseputaran kampung atau desa...Sekarang mengikuti trends zaman kali yaa!! Bisa via online juga..😂😂


    Intinya kesadaran ada pada diri kita masing2...Teliti dan waspadai dalam hutang piutang apa pun bentuknya, Karena akan ada hitungannya kelak kita mati nanti...

    Baik yang meminjamkan atau sipemimjam..

    BalasHapus
  3. Setuju mas ini artikel yang cerdas, ada beberapa teman yang entah korban ataukah... membuat diri jadi korban, tetapi mereka mengalami situasi seperti yang ditulis oleh mas Asnaji ini, izin shere di FB mas...

    BalasHapus
  4. Jeratan rentenir online ini lebih parah daripada rentenir offline walaupun sama-sama aja buruknya..

    Tapi masih banyak yang belum tau.. Semoga dengan tulisan ini, banyak yang sadar dan tidak bermudah-mudah untuk melakukan pinjaman online ini.. Aamiin..

    BalasHapus
  5. sebagai pengguna apalagi awam di dunia minjam meminjam emang selayaknya lebih berhati-hati,, apa yang dikatakan pak admin perlu digarisbawahi karena amat penting

    BalasHapus
  6. Iya, ini sangat berbahaya. Sudah banyak orang yang menjadi korbannya. Bahkan sudah pernah diberitakan di tv.

    BalasHapus
  7. wah info yang sangat penting buat masyarakat, agar berhati hati dalam melakukan pinjaman.

    BalasHapus
  8. Apapun di jaman sekarang ini dimanfaatkan orang untuk mengeruk keuntungan dengan cara menipu atau dan iming iming kalau kurang cerdas akan terjerat..

    BalasHapus
  9. Saya mah gak pernah berani pinjem duit online. Bunganya mencekik banget gila. Mending pinjem ke institusi resmi macem bank daripada yang online-online gitu.

    BalasHapus
  10. iyah ini lagi heboh hebonya sih yah
    banyak banget yg ngeluh ini soal ini aku lihat
    daro artikel ini jadi tau kalo semengrikan ini jadinya
    thnks infonya mas

    BalasHapus
  11. Aku sempat nonton berita tentang kasus bunuh diri akibat terlilit tingginya bunga fintech ..., mengerikan dan tragis.
    Nyawa berakhir karena uang :(

    BalasHapus
  12. Harus waspada kalau bisa hindari hutang lewat online, kasihan temannya juga tidak tahu apa apa kena imbasnya juga. Pastikan alamat kantor jelas.

    BalasHapus